PRESIDEN OBAMA DI MATA ISLAM DIANGGAP SEBAGAI ORANG YANG MURTAD

Islam adalah jalan satu arah. Non-Muslim bisa berpaling kepada Islam, tetapi orang-orang Muslim sendiri tidak diijinkan untuk keluar dari Islam. Semua mazhab dari hukum Islam menerapkan hukuman mati bagi seorang pria Muslim dewasa yang memilih untuk meninggalkan imannya. Meskipun hal ini jarang dilaksanakan, sistem ini juga memberlakukan banyak bentuk penghukuman lainnya, dan memprovokasi permusuhan yang kuat terhadap mereka di antara orang-orang Muslim.

Ayah Presiden Barack Obama yang sudah almarhum serta kakeknya adalah orang Muslim, tetapi presiden sendiri adalah seorang penganut Kristen. Berdasarkan hukum Islam syariah, anak dari seorang Muslim dianggap sebagai seorang Muslim juga, meskipun salah seorang dari orang tuanya beragama non-Islam. Dengan memeluk Kristen, Obama telah membuat dirinya sebagai seorang yang “murtad” di mata Islam, yaitu bahwa ia dianggap sebagai seorang yang telah meninggalkan Islam, dan dalam kasus ini, berdasarkan hukum syariah ia patut dijatuhi hukuman mati.

Islam sebagai agama kedua terbesar di dunia dengan sekitar 1,4 milyar pengikut, berdiri sendiri di antara agama-agama dunia yang lain, yang menerapkan hukuman yang sangat keras terhadap setiap pengikutnya yang memilih untuk meninggalkan iman mereka, yaitu hukuman yang termasuk di dalamnya hukuman mati, tulis Patrick Sookhdeo, Direktur Internasional dari Barnabas Fund dan Direktur Institut untuk studi Islam dan Kristen.

Artikel selengkapnya di SINI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: