PRINSIP MEKKAH DAN MEDINA: STANDAR GANDA MUSLIM ?

Prinsip yang berlaku disini adalah ketika orang Muslim berada pada posisi yang lemah, pesan Mekkah diberlakukan; ketika merekalah yang dominan, pesan Medina diberlakukan.

Oleh Fadillah Zubaidah

Fakta bahwa kebanyakan orang Muslim tidak kejam, bergantung di negara atau daerah mana muslim tinggal. Di negara-negara dimana orang Muslim lebih dominan, mereka cenderung bersikap lebih agresif (tend to be more aggressive).

Di negara-negara dimana orang Muslim adalah kelompok minoritas, mereka tidak terlalu keras. Dasarnya sudah ada sejak kelahiran Islam: Ketika Muhammad mempunyai sekelompok kecil pengikut di Mekkah, pesan yang diberikannya pada mereka bernada damai dan toleran (“Tidak ada paksaan dalam agama” adalah semboyan yang sangat favorit pada masa itu); ketika ia pindah ke Medina dan menegakkan dominasi, ia dan para pengikutnya menjadi lebih kejam (“Bunuhlah orang-orang kafir dimanapun kamu menjumpai mereka” adalah kalimat yang sangat menjadi favorit pada masa ini). Pesan yang diajarkannya setelah pindah ke Medina diwarnai dengan kekerasan. Prinsip yang berlaku disini adalah ketika orang Muslim berada pada posisi yang lemah, pesan Mekkah diberlakukan; ketika merekalah yang dominan, pesan Medina diberlakukan.

Akibatnya, Islam itu kejam dan sekaligus toleran: ketika keadaan tidak mnguntungkan mereka, orang Muslim bersikap sesuai pesan Muhammad di Mekkah; tetapi ketika keadaan menguntungkan mereka, maka mereka bersikap sesuai pesan Muhammad di Medina. Menjadi seorang Muslim yang “baik” dan melakukan apa yang benar untuk Islam akan berubah sesuai keadaan.

 

 

 

7 responses to this post.

  1. Posted by muslihat on September 2, 2012 at 12:48 pm

    bukan standar ganda, tapi plin-plan, penuh tipu daya. halal-haram yang penting Islam.

    Balas

  2. Posted by blami on September 24, 2012 at 4:41 am

    Saya yakin yg buat blok ini orang yg tdk pernah membaca / belajar.
    Islam itu jelas bung mana yg halal dan mana yg haram, mana yg baik dan mana yg buruk,
    taaaappppiiiii ……… kalau diagama lain tdk tahu kayaknya sih tdk ada aturan atau ajaran, yg jelas dan pasti , ajaranya tidak boleh cerai tapi nyatanya …………?
    katanya tidak menikah tapi kumpul kebo/Zina,
    Katanya tidak minum Alkohol tapi nyatanya ???? …………
    katanya sopan, santun , kasih sayang taaapppiiiii ????? ……. bugil, porno, sadis,iri dengki, Zina selalu !!!!!!! ………..
    yang penting melakukan pengakuan dosa meyakini si manusia porno (manusia cawet)
    yakin deh masuk surga …………
    emange surga punya nenek moyang nunut , turut serta ikut !!!!!!!!!!!!
    Kasihan .

    Balas

  3. Posted by islam on Oktober 23, 2012 at 1:58 am

    Blami saudaraku jangan berkata seperti itu, kalo kenyataannya ada yang tidak lurus jalannya bukan berarti ajarannya yang salah, tp orangnya…kalo di islam sendiri yang harus banyak koreksi, misal di surga Gak >:/ ada kawin dan dikawinkan, Gak >:/ ada persetubuhan, darah orang kafir halal, kalo menurut saya ini sama aja dengan ajaran setan dong…nah ini sedikit hal yg perlu dikoreksi agar islam kembali ke jalan yg lurus yaitu melalui Yesus…

    Balas

  4. Posted by marco balian on Oktober 23, 2012 at 3:54 pm

    islam plinplan,,,alias jigong

    Balas

  5. Posted by andre on November 11, 2012 at 4:48 pm

    terlalu jauh menyimpulkan,
    justru negara dimana muslim minoritas penindasan dianggap kewajaran,
    bukti nyata jangan dipungkiri,
    Rohingya itu nyata, justru polisi dunia adem2 z,karena sejalan dengan pikiranmu,
    moga Hidayah Tuhan membuka hatimu tuk menyebarkan kedamaian, bukan fitnah

    Balas

  6. Posted by Sardi on Mei 16, 2013 at 6:16 am

    Sahih Al-Bukhari, Volume 9, Book 87, Number 113
    Dikisahkan oleh Abu Qatada:
    Sang Nabi berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari Setan.”

    Malik’s Muwatta, Book 52, Number 52.1.4
    Yahya menceritakan padaku dari Malik dari Yahya ibn Said bahwa Abu Salama ibn Abd ar-Rahman berkata, “Aku mendengar Abu Qatada ibn Ribiyy berkata bahwa Rasul Allah berkata, “Mimpi baik datang dari Allah, dan mimpi buruk datang dari setan. Kalau kau melihat apa yang tidak kau sukai, meludahlah ke sebelah kiri 3 kali setelah kau bangun, dan minta perlindungan dari Allah. Atas kehendak Allah, hal itu (mimpi buruk) tidak akan mencelakanmu.’ Abu Salama berkata, “Aku sering bermimpi yang membebaniku lebih berat daripada sebuah gunung. Ketika aku mendengar hadis ini, aku tidak khawatir lagi.”

    Nah, Muhammad sendiri sudah mengaku bahwa mimpi buruk datang dari setan. Sedangkan wahyu “illahi” datang padanya melalui mimpi buruk !! Jadi jelas yang datang padanya adalah setan dan bukan malaikat.

    Simak juga Hadis-Hadis dibawah ini yang menceriterakan tentang turunnya wahyu Quran sebagai berikut:

    Diriwayahkan oleh ‘Aisha:
    Al-Harith bin Hisham bertanya Rasulullah ‘Ya Rasul, bagaimana wahyu diberikan kepadamu ?” Rasulullah menjawab, “Kadang kala diberikan seperti gemerincing suara lonceng, bentuk pewahyuan seperti ini yang paling berat …. Kadang kala malaikat datang dan berbicara dengan saya dan saya mencoba mengerti apa yang dikatakannya.” ‘Aisha menambahkan: Sungguh saya melihat nabi diberikan wahyu pada hari yang sangat dingin dan melihat keringat menderas dari keningnya (saat wahyu selesai). (Sahih Bukhari Jilid : 1, Buku 1, Nomer 2)

    ‘A’isha melaporkan bahwa Harith B. Hisham bertanya kepada Rasulullah (saw): BAGAIMANA WAHYU DIBERIKAN KEPADAMU ? Katanya: KADANGKALA BERUPA GEMERINCING SUARA LONCENG YANG MANA PALING BERAT BUAT SAYA … (Sahih Muslim Buku : 30, Nomer : 5765, Sahih Bukhari Vol I No. 1, Sahih Bukhari Vol. IV No : 438)

    kemudian dalam hadist selanjutnya:

    Abu Huraira melaporkan Rasulullah (saw) mengatakan: LONCENG ADALAH INSTRUMEN IBLIS (Sahih Muslim Buku : 24, Nomer : 5279)

    Diriwayahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
    Ibn az-Zubayr mengatakan bahwa seorang klien wanita mereka membawa puterinya az-Zubayr ke Umar ibn al-Khattab sambil mengenakan lonceng di kakinya. Umar mencabutnya dan mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah mengatakan bahwa: Ada Iblis disetiap lonceng. (Sunan Abu Dawud Buku 34, Nomer : 4218)

    Diriwayahkan Umm Habibah:

    Nabi (saw) mengatakan: MALAIKAT TIDAK AKAN MENEMANI DIMANA ADA SUARA GEMERINCING LONCENG. (Sunan Abu Dawud Buku : 14, Nomer : 2548)

    Dari hadis-hadis tersebut diatas, dari siapakah wahyu yang diterima Muhammad ?

    Balas

  7. Posted by kang petarung on September 28, 2013 at 1:49 pm

    Oke…. Saya akan berusaha mencari pemilik dan admin blog ini. Saya hanya mau tau apa ketika bertemu kamu masih seyakin sekarang (dengan keyekinan yang menyimpang). Kalian telah gagal dari segi apapun. Semua analisa yang kalian lakukan hanyalah mengungkap semua yang kalian lakukan (dan kalian tuduhkan kepada Islam). kesian kesian kesiaaaan……

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: