Archive for the ‘HAM & DEMOKRASI’ Category

Pembakar Al-Quran di Pakistan Ternyata Ulama

TEMPO.CO, Islamabad – Seorang ulama Muslim ditangkap dengan tuduhan secara sengaja menyembunyikan halaman Al-Quran ke dalam tas seorang gadis Kristen, supaya orang mengira gadis Kristen inilah yang membakar kitab suci Islam tersebut. Ini adalah temuan mengejutkan.

Nama ulama itu Khalid Chishti. Polisi Pakistan menangkapnya pada Sabtu malam, 1 September 2012. Penangkapan itu seusai anggota masjid melaporkan sang ulama merencanakan insiden pembakaran Al-Quran sebagai cara untuk mengusir penganut Kristen dari lingkungan mereka. Baca lebih lanjut

MUFTI MUHAMMAD HUSSEIN MENGUTIP MUHAMMAD DALAM SERUAN UNTUK MEMBUNUH YAHUDI

Sheikh Muhammad Hussein

Berikut ini disadur dari “Fatah’s Top Religious Authority Calls for Genocide of Jews,” StoneGateInstitute.org, 16 Jan. 2012: “Minggu lalu, pemimpin agama utama dalam Palestinian Authority, Mufti Muhammad Hussein, mengatakan bahwa pembunuhan Yahudi adalah tujuan agamawi dalam Islam. Dalam suatu acara untuk merayakan ulang tahun ke-47 pendirian Fatah, dia mengutip Hadits (tradisi Islam yang berasal dari Muhammad) bahwa Hari Kebangkitan tidak akan datang sebelum orang-orang Muslim berperang melawan Yahudi dan membunuh mereka: ‘Hari itu [Kebangkitan] tidak akan datang sebelum kamu melawan orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi akan bersembunyi di balik bebatuan atau pohon. Lalu batu-batu dan pohon-pohon itu akan berseru: Oh Muslim, hamba Allah, ada seorang Yahudi di belakangku, datanglah dan bunuh dia.’ Palestinian Media Watch melaporkan secara rutin selama kampanye teror oleh PA (Intifada, 2000-2005) tentang penggunaan Hadits ini berulang kali oleh para imam di TV resmi PA untuk memotivasi orang-orang Palestina melakukan serangan teror, mengkhotbahkan bahwa orang-orang Muslim memiliki kewajiban Islami untuk membunuh orang Yahudi. …Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Israel Project tahun lalu, menemukan bahwa 73% orang Palestina percaya Hadits ini (Juli 2011, Greenberg Quinlan Rosner.] Moderator yang memperkenalkan Mufti tersebut di acara Fatah itu minggu lalu, mengulangi kepercayaan Islam lainnya; bahwa orang Yahudi adalah keturunan kera dan babi: ‘Perang kami melawan keturunan kera dan babi (yaitu orang Yahudi) adalah perang agama dan iman.’ Mufti tersebut tidak menentang pernyataan penuh kebencian tersebut bahwa Islam sedang berada dalam perang agama melawan orang Yahudi, tetapi malah menambahkan bahwa tujuan Islam adalah membunuh Yahudi. …Mufti tersebut menekankan bahwa kepercayaan Islam bahwa Yahudi akan dibunuh oleh Muslim sebagai pemicu Kebangkitan, adalah kepercayaan Islam yang otentik karena muncul dalam Hadits koleksi Al-Bukhari yang dapat dipercaya.”

Believe It or Not : Ibadah Gereja HKBP Filadelfia Tambun, Bekasi 26 Februari 2012

BELIEVE IT OR NOT  (Only in Indonesia)


Jemaat gereja HKBP Filadelfia, Tambun Bekasi, melaksanakan ibadah hari Minggu 26 Februari 2012 (foto 1). Sementara itu hanya empat meter di seberangnya, sekelompok massa memasang 4 (empat) SPEAKER TOA dan 4 (empat) SPEAKER LAPANGAN (foto 2) dihadapkan langsung tepat ke jemaat yang sedang melaksanakan ibadah, dan mereka memutar lagu-lagu padang pasir (panas … ) selama ibadah berlangsung. Di seputar lokasi, aparat keamanan (foto 3) menjaga dengan tenangnya. You can imagine if you were one of the church member in there. Believe it or not : only in Indonesia!  (Dapat Anda bayangkan jika anda adalah salah satu anggota gereja di sana. Percayai atau Tidak : Kejadian ini HANYA di INDONESIA)

Silahkan disimak langsung kejadiannya di youtube : <http://www.youtube.com/watch?v=XHmtH4wEguw>

Ibadah HKBP Filadelfia, Tambun, Bekasi 26 Februari 2012

<http://www.youtube.com/watch?v=XHmtH4wEguw>

Suasana ibadah Gereja HKBP Filadelfia, Desa Jejalen, Tambun, Bekasi. Ibadah ini ditingkahi dengan suara hiruk pikuk dari pengeras suara yang sengaja diarahkan ke lokasi ibadah. Telinga sampai sakit dan akhirnya suasana ibadah hiruk pikuk, apapun yang diperdengarkan di dalam ibadah tidak terdengar lagi.

* * * * *

“Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu.” (Yohanes 16:1-4  Sabda Sang Firman Allah: Tuhan YESUS Kristus)

Dimana KEADILAN ISLAM ketika Dibutuhkan?

Seorang muslim Afghanistan berusia 40 tahun menyiksa pengantin wanitanya yang berusia 16 tahun selama 3 bulan berikut setelah pernikahannya. Dan pada akhirnya dia memotong hidung wanita tersebut, merebusnya dalam air mendidih, memotong kupingnya, serta mencukur rambutnya. Semua itu harus dialami si wanita hanya karena dia ingin melakukan hal yang ingin dilakukan setiap remaja yaitu pergi keluar…

http://www.justsickshit.com/2007/middle-east/where-is-islamic-justice-when-needed/

Langka dan Unik: Massa FPI – Front Jihad Bentrok di PN Yogya


Videonya di SINI ya

VIVAnews – Massa Front Pembela Islam (FPI) sempat terlibat bentrok dengan massa Front Jihad Islam (FJI) di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta, Selasa 28 Februari 2012 sekitar pukul 14.15 WIB. Mereka saling lempar batu.

Kericuhan terjadi  sekitar 10 menit, mengakibatkan salah satu kameramen terluka di bagian pelipis, terkena lemparan batu. Salah satu anggota FPI mengatakan, bentrok diduga dipicu ucapan “Banci, beraninya ke perempuan”, oleh massa FJI.

Beruntung kericuhan tak meluas, dan segera bisa dihalau oleh aparat keamanan. Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Donni Siswoyo mengatakan bahwa kepolsian tak menduga bentrok akan terjadi. “Ini sudah kami amankan,” kata dia.

Antisipasi ke depan akan dilakukan. “Polresta akan menambah personel,” kata dia.

Untuk diketahui, hari ini massa FPI menghadiri persidangan kasus penganiayaan dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam (FPI) wilayah DI Yogyakarta, Bambang Teddy.

Agenda sidang hari ini  mendengar keterangan saksi korban, Erna Afriyanti, yang adalah sekretaris FJI Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya, keributan juga sempat terjadi lantaran simpatisan FPI yang memprotes karena tak bisa memasuki ruang sidang. Karena keterbatasan ruang, polisi hanya mengizinkan sebagian dari mereka masuk. (eh)

BERITA TERKAIT

ORANG-ORANG MUSLIM DI AMERIKA MEMINTA PERLINDUNGAN

Berikut ini disadur dari “Muslim `Apostates,’ ” Washington Times, 25 Sept. 2009: “Lima orang mantan Muslim yang mendirikan sebuah grup bernama Former Muslim United (Mantan Muslim Bersatu), mengeluarkan sebuah permintaan publik hari Kamis kepada pemerintah AS untuk mendapatkan perlindungan, sambil mengatakan bahwa nyawa ribuan `pemurtad dari Islam’ berada dalam bahaya. Berbicara di hadapan konferensi pers di Capitol Hill, grup yang berasal dari Granada Hill, California itu mengambil contoh Fathima Rifqa Bary, seorang wanita 17 tahun dari Ohio yang bertobat masuk Kristen empat tahun lalu. Dia lalu lari ke Florida musim panas yang baru lalu ini karena ketakutan orang tuanya akan membunuh dia karena alasan `kehormatan. ‘ Ayahnya, menurut kesaksian sang wanita muda itu di pengadilan, telah mengancam akan membunuh dia….Wafa Sultan yang lahir di Siria, salah satu dari lima orang pendiri grup ini, telah menerima ancaman pembunuhan, kata grup tersebut, dan mereka memprediksi bahwa kasus-kasus seperti ini akan meningkat dan menjadi lebih buruk saat satu generasi Muslim yang lahir di AS, yang kebanyakan lahir dari orang tua imigran, menjadi dewasa. `Kita akan mendapatkan lebih banyak lagi Rifqa Bary di Amerika karena anak-anak memberontak, ‘ kata Nonie Darwish, direktur grup tersebut yang lahir di Mesir. `Saya kenal keluarga-keluarga di Los Angeles yang anak-anaknya tidak ikut ke Mesjid dan orang tua mereka mengancam mereka.’…. .Hukum Islam mengamanatkan kematian bagi lelaki dewasa yang murtad. Wanita yang murtad di penjara seumur hidup atau kadang-kadang dibunuh. Jika salah satu dari sepasang suami istri meninggalkan Islam, pernikahan itu dinyatakan gugur dan sang pemurtad kehilangan hak atas anak-anak… .. `Ada tendensi memandang enteng bahaya dari hukum Syariah dan Islamisasi di dunia Barat,’ kata Ibn Warraq, penulis buku `Leaving Islam’ (2003) yang lahir di Pakistan.’ `Sayap kiri bertendensi sangat kritis terhadap kekristenan tetapi tidak terhadap Islam,’ ia menambahkan. `Islam diperbolehkan untuk melakukan apa saja.’ …..Mrs. Darwish mengatakan bahwa dia telah melaporkan ancaman-ancaman pribadi terhadap dirinya kepada FBI, tetapi tidak ada apa-apa yang dilakukan. `Kami yang Amerika ini ketakutan akan hidup kami,’ dia mengatakan. `Tidak ada agama lain di bumi yang menuntut kematian bagi mereka yang meninggalkan agama tersebut – kecuali para mafia. Dan dalam kasus itu, minimal anda sendiri yang memilih untuk masuk mafia. Tetapi anda dilahirkan ke dalam Islam.'”

PERCOBAAN PEMBUNUHAN KEHORMATAN ISLAMI DI AMERIKA

Noor Al-Maleki 23 thn, dibunuh ayahnya, peristiwa 2009

Noor Al-Maleki 23 thn, dibunuh ayahnya, peristiwa 2009

Menurut polisi di Peoria, Arizona, Falen Hassan Almaleki dituduh sengaja menabrak putrinya (dengan mobil) pada tanggal 20 Oktober karena dia telah menjadi terlalu “kebarat-baratan” (“Police: Strict Iraqi Father Ran Daughter Down,” myfoxphoenix.com, 22 Okt. 2009). Wanita berumur 22 tahun tersebut, Noor, masuk rumah sakit dengan luka-luka yang membahayakan hidupnya. Sepertinya ini adalah sebuah percobaan “pembunuhan kehormatan” (honor killing), yang didefinisikan oleh Human Rights Watch sebagai “tindakan-tindakan kekerasan, biasanya pembunuhan, yang dilakukan oleh anggota keluarga laki-laki terhadap anggota keluarga wanita, yang ditenggarai telah mendatangkan kehinaan bagi keluarga.” Hal ini sangat sering terjadi di Timur Tengah dan Turki. Menurut PBB, 5000 wanita dibunuh setiap tahun (“Murder in the Family,” Fox News, 26 Juli 2008). Para pelakunya biasanya bebas atau kena hukuman ringan. Para pembela Islam berpura-pura bahwa pembunuhan-pembunuhan kehormatan ini berasal dari “kebudayaan” setempat dan bukanlah produk Islam, tetapi Jihad Watch melaporkan bahwa di tahun 2003, Parlemen Yordania memilih untuk menolak sebuah undang-undang yang akan memperberat hukuman bagi pembunuhan kehormatan, dengan ALASAN-ALASAN ISLAMI, dan Al-Jazeera melaporkan bahwa “para Islamis dan konservatif mengatakan bahwa hukum tersebut melanggar tradisi religius dan akan menghancurkan nilai-nilai dan keluarga” Baca lebih lanjut