Archive for the ‘TERORISME’ Category

Teori Konspirasi 11 September: Fitnah Berdarah Yang Baru

Kebiadaban 9/11 diinspirasi oleh Quran; dirancang oleh para mujahid Muslim; dilaksanakan oleh para pejuang Islam; diagungkan oleh orang-orang Muslim sebagai kemenangan besar mereka dan dengan sukaria dirayakan di seluruh dunia Muslim.

Oleh: ALI SINA

Lebih dari satu dekade setelah tragedi 9/11 teori-teori konspirasi masih bermunculan. Adalah penting untuk mengetahui kebenaran dan apa yang mengompori konspirasi ini. Sebagian dari kedua hal tersebut adalah karena gampang ditipu dan kebodohan. Banyak orang yang bodoh. Mereka malas berpikir secara kritis. Jika anda percaya atau masih percaya pada konspirasi ini, saya berharap setelah anda membaca artikel ini anda akan mengakui bahwa anda ada di antara barisan orang-orang bodoh. Tapi jangan bersedih. Pengakuan ini akan menjadi permulaan dari pencerahan anda. Anda harus kuatir jika anda terus mempercayai konspirasi ini. Orang-orang bodoh senantiasa dimanfaatkan oleh tangan-tangan licik untuk menjadi alat kejahatan. Orang-orang bodoh itu berbahaya.

Konspirasi ini adalah kejahatan semata. Ia dibuat oleh orang-orang yang sangat jahat dan dipercayai oleh orang-orang yang sangat bodoh. Ia dirancang secara licik sebagai sebuah penyangkalan berdarah yang baru. Saya akan menjelaskannya pada akhir artikel ini. Tetapi pertama-tama ijinkan saya untuk memaparkan kekeliruan klaim tersebut. Artikel ini berdasarkan pada logika dan sains, bukan merupakan agenda politik. Silahkan melihat klaim tersebut terlebih dahulu pada 911-conspiracy.

Nah, kelihatannya meyakinkan bukan? Kini marilah kita membahas klaim-klaim tersebut satu demi satu dan menyingkapkan penipuannya. Berikut adalah mitos-mitos yang dikemukakan: (Read More ….)

 

 

 

Cerita Tentang Ormas Versi @erwinarnada

SalingSilang.com – Minggu siang, 12 Februari 2012, Erwin Arnada (@erwinarnada), membuat serial tweet, mengungkap fakta baru di balik proses peradilan pidana yang dialaminya, saat menjadi Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Indonesia. Ia menceritakan pengalamannya berurusan dengan salah satu Ormas yang ikut melaporkan dirinya ke Polisi  dalam kasus pidana Majalah Playboy Indonesia.

Sekadar mengingatkan. Dalam kasus Playboy, di tingkat kasasi, Erwin  sempat dijatuhi hukuman 2 tahun penjara oleh MA.  Sebelumnya, di Pengadilan tingkat pertama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan tahap banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Erwin Arnada dinyatakan bebas dari dakwaan jaksa penuntut. Lalu, jaksa kemudian mengajukan kasasi.

Erwin, bebas setelah Peninjauan Kembali yang diajukan Erwin, diterima oleh MA. Berikut serial tweet @erwinarnada mengenai ormas tersebut:

  1. @erwinarnada: Nih ya, buat yg ngeyel belain ormas pengacau itu.Gw ceritain gimana mrk sangat ‘ekonomis’ , artinya koar- koar Allahu Akbar demi uang. Baca lebih lanjut

IMAM MUSLIM MENGATAKAN BAHWA TUJUAN MEREKA ADALAH MENJAJAH SELURUH DUNIA SECARA ISLAM

Hafiz Mohammad Saeed, seorang imam Muslim di Pakistan, mengatakan pada bulan Februari tahun ini, “Kami membenci demokrasi. Kami mau Islam menjajah seluruh dunia. Islam tidak memperbolehkan demokrasi atau pemilihan umum” (“Couble Standards in Pakistan’s Anti-terror Campaign,” Hinduonnet.com, 5 Agustus 2009). Saeed menyebut para pemimpin Pakistan sebagai “agen-agen Yahudi.” Seorang imam Muslim lainnya yang berbasis di Pakistan, Maulana Mohammad, setuju dengan Saeed, dan mengatakan bahwa “tidak ada ruang bagi demokrasi dalam Islam.”

ORANG-ORANG MUSLIM MEMBUNUH KRISTEN DI SOMALIA

Berikut ini disadur dari “Muslim Militants Slay Long-Time Christian,” Compass Direct, 18 September 2009: “Perjalanan iman seorang yang sudah lama menjadi Kristen secara tersembunyi di Somalia berakhir dalam tragedi minggu ini ketika militan-militan Islam yang menguasai sebuah checkpoint keamanan membunuh dia setelah menemukan Alkitab-Alkitab pada dirinya. Militan-militan dari ekstrimis Muslim al Shabaab membunuh Omar Khalafe, 69 tahun, pada hari Selasa (15 Sept.) di sebuah checkpoint yang mereka kuasai, 10 kilometer dari Merca, sebuah sumber Kristen memberitahu Compass….Bulan lalu, para ekstrimis al Shabaab yang sedang mencari bukti bahwa seorang lelaki Somali beralih dari Islam menjadi Kristen, menembak dia mati dekat perbatasan Somalia dengan Kenya….Di Mahadday Weyne, 100 kilometer (62 mil) sebelah utara dari ibukota Somalia, Mogadishu, para Islamis al Shabaab pada tanggal 20 Juli menembak mati seorang lain yang beralih dari Islam, Mohammed Sheikh Abdiraman, pada pukul 7 AM, para saksi mata memberitahu Compass….Para militan dilaporkan memenggal kepala tujuh orang Kristen pada tanggal 10 Juli. Reuters melaporkan bahwa mereka memenggal kepala dua orang bocah kecil di Somalia karena ayah mereka yang Kristen tidak mau membeberkan informasi tentang seorang pemimpin gereja.”

Kasus Cikeusik: Din Syamsuddin Kecewa Pelaku Dihukum Ringan

KOMPAS.com – Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin kecewa dengan keputusan Pengadilan Negeri Serang, Banten, terhadap 12 terdakwa kasus Cikeusik yang dihukum kurang dari setahun penjara. Ia menilai, vonis tersebut mengusik rasa keadilan di dalam hatinya.

Pelaku tindak kekerasan atas nama apapun, tapi kalau hukumannya sangat ringan, cuma hitungan bulan, kemudian dipotong masa tahanan, itu mengusik rasa keadilan dalam diri saya,” kata Din kepada wartawan di Jakarta, Jumat (29/7/2011).

Din menyesalkan, saat ini sering kali setiap terjadi kekerasan atas nama agama, yang selalu disalahkan adalah lembaga dan organisasi masyarakat (ormas) agama. Padahal, menurut Din, kekerasan tersebut bisa saja terjadi karena segelintir oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Baca lebih lanjut

Umat Muslim Serang Umat Kristen Koptik di Mesir

Perisai.net – SERANGAN terhadap komunitas Kristen di Mesir pada Sabtu, 13 Maret lalu telah melukai lebih dari 20 orang. Tiga di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Umat Muslim yang ada saat itu mengebom rumah keluarga Kristen dan menyerang sebuah pusat komunitas Koptik.

Koptik merupakan kelompok Kristiani terbesar di negara yang dahulu kala dipimpin Firaun. Tercatat, ada 8 juta orang Kristen Koptik disana. Mereka umumnya hidup dalam damai dengan umat Islam, tetapi kekerasan seringkali mereka alami.

Hussein Fekry, kepala keamanan setempat, mengatakan bahwa bentrokan Sabtu lalu hanya terjadi di wilayah terbatas dan penyebabnya adalah pagar yang baru dibangun di sekitar pusat komunitas Koptik.

Bapa Bejemy, seorang uskup Koptik, justru mengungkapkan hal berbeda. Menurutnya, kaum Muslim sudah merencanakan membuat kerusuhan setelah seorang imam menyerukan jihad melawan orang-orang kafir dalam sebuah khotbah Jumat. Mereka memiliki niat tertentu dalam penyerangan-penyerangan yang mereka lancarkan kepada umat Kristen.

“Jika pagar adalah masalah, saya setuju untuk membongkarnya. Saya hanya berharap ini adalah masalah sebenarnya,” kata Bejemy dalam wawancara telepon dari Marsa-Matruh. “Saya tidak yakin apakah kekerasan ini murni karena satu kelompok kristen yang bertindak tidak bijaksana atau memang sebenarnya ada maksud lain yakni untuk melenyapkan kekristenan dari negara ini. Hanya waktu yang akan menjawabnya.” [JN]

PERCOBAAN PEMBUNUHAN KEHORMATAN ISLAMI DI AMERIKA

Menurut polisi di Peoria, Arizona, Falen Hassan Almaleki dituduh sengaja menabrak putrinya (dengan mobil) pada tanggal 20 Oktober karena dia telah menjadi terlalu “kebarat-baratan” (“Police: Strict Iraqi Father Ran Daughter Down,” myfoxphoenix.com, 22 Okt. 2009). Wanita berumur 22 tahun tersebut, Noor, masuk rumah sakit dengan luka-luka yang membahayakan hidupnya. Sepertinya ini adalah sebuah percobaan “pembunuhan kehormatan” (honor killing), yang didefinisikan oleh Human Rights Watch sebagai “tindakan-tindakan kekerasan, biasanya pembunuhan, yang dilakukan oleh anggota keluarga laki-laki terhadap anggota keluarga wanita, yang ditenggarai telah mendatangkan kehinaan bagi keluarga.” Hal ini sangat sering terjadi di Timur Tengah dan Turki. Menurut PBB, 5000 wanita dibunuh setiap tahun (“Murder in the Family,” Fox News, 26 Juli 2008). Baca lebih lanjut